Mobil Murah LCGC Rp 90 Jutaan, Harga Tergantung Transmisi dan Teknologi

2013/08/20 |
Penulis : Mobil Motor

Otosia.com - Regulasi bagi mobil murah LCGC sudah siap diaplikasikan setelah sebelumnya Kementerian Perindustrian menyetujui dan kini sampai di tahap Kementerian Hukum dan HAM. Menteri Perindustrian MS Hidayat yang ditemui sejumlah wartawan pun menyampaikan harga jual maksimal yang dipatok di angka Rp 95 juta. Namun ia juga mengimbuhkan bahwa harga itu masih bisa beradaptasi.

“(Regulasi) Sebentar lagi. Harga maksimalnya itu, tapi masih bisa beradaptasi, tergantung transmisi dan teknologi,” ungkapnya.

Sejumlah produsen memang sudah bersiap dengan pasar ini. Toyota dan Daihatsu sudah lebih dulu hadir bekerja sama dengan Astra menghadirkan Agya dan Ayla. Sementara itu, Suzuki yang sempat menawarkan Alto kemudian menghadirkan Wagon R. Adapun Honda meredefinisi hadirnya Brio dengan mempersiapkan versi murahnya dengan berembel-embel “Satya”.

Mengenai pengaplikasian transmisi, teknologi, atau lainnya. Agya sebagai produk Toyota tahun lalu dipamerkan tanpa adanya VVT-i. Selain itu, Agya-Ayla dipasarkan dengan transmisi matik yang belum mengadopsi model CVT.

 

 

CVT sendiri dianggap lebih unggul dibanding model transmisi matik lama yang mengandalkan planetary gear (gigi planet). Dengan susunan bak planet mengorbit matahari, gigi-gigi itu berputar-berhenti-menahan gerak satu sama lain agar mendapatkan tahap gigi satu, dua, tiga, dan mundur atau lebih simpel lagi.

Cara kerja ini tidak sepresisi CVT yang rasionya cukup lebar karena menggunakan dua “payung” pulley depan-belakang yang berputar dan akan menguncup satu sama lain, dan terhubung dengan belt. Selain lebih nyaman, hal ini pun memberi pengaruh pada efisiensi bahan bakar. Namun mengenai ini, bukan tidak mungkin akan ada pertimbangan lagi setelah mobil tersebut menunggu nyaris setahun untuk dipasarkan. (kpl/why/rd)


 

Loading...